Prinsip Dasar Desain Grafis Berikut Unsur-Unsurnya

Prinsip Dasar Desain Grafis Berikut Unsur-Unsurnya – Desain grafis adalah cabang ilmu dari seni desain untuk menciptakan elemen visual dalam sebuah media. Ilmu desain grafis meliputi beberapa hal penting seperti seni visual, tipografi, tata letak, dan desain interaksi. Desain grafis adalah sebuah kombinasi kompleks dari kata, gambar, ilustrasi, hingga angka yang membutuhkan elemen tertentu untuk bisa menghasilkan sesuatu yang sangat berguna dalam bidang gambar.

Desain Grafis

Dalam Desain Grafis, sebuah objek akan dibuat dan diproduksi agar bisa dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Unsur-unsur tertentu yang membentuk desain dapat berupa jenis tulisan dengan ketebalan, ukuran, warna, spasi, ruang, bidang dan lain-lain, melalui unsur titik dan garis. Bentuk desain bisa berupa poster, kemasan produk, spanduk, kalender, dan masih banyak lagi.

Untuk menghasilkan desain yang baik, desainer grafis harus memahami prinsip-prinsip desain grafis. Prinsip-prinsip ini memiliki tujuan agar bisa membantu untuk menghasilkan desain yang baik dan menarik. Dengan menerapkan prinsip desain, desainer akan mudah menggabungkan berbagai elemen atau menyatukan komposisi dalam sebuah layout, sehingga pesan dapat tersampaikan.

Prinsip Dasar Desain Grafis

Unity

Prinsip pertama adalah unity, yang berarti salah satu prinsip dasar desain grafis yang paling penting. Jika tidak ada kesatuan dalam sebuah karya desain, maka akan terlihat berantakan. Prinsip kesatuan dalam komposisi adalah bahwa semua bagian bentuk harus saling berhubungan. Relasi dapat dibuat dari bentuk lain yang menghubungkan semua bentuk tersebut. Unity membantu mendekatkan elemen-elemen dari suatu objek, sehingga akan tampak saling memiliki.

Keseimbangan

Keseimbangan visual didefinisikan sebagai kondisi yang sama, baik horizontal (kanan-kiri) dan vertikal (atas-bawah). Elemen keseimbangan desain meliputi bentuk, tekstur, nilai, ukuran, dan warna. Keseimbangan dalam sebuah desain, dibuat agar orang dapat dengan nyaman melihatnya. Keseimbangan itu ada dua macam, yaitu keseimbangan simetris dan keseimbangan asimetris.

  • Keseimbangan simetris (formal balance) adalah susunan unsur-unsur yang menyelaraskan sisi tengah dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan. Keseimbangan ini sederhana dan formal.
  • Keseimbangan asimetris (informal balance) adalah susunan yang berbeda dengan berat komposisi yang sama pada setiap sisi halaman. Keseimbangan asimetris biasanya seringkali digunakan untuk beberapa desain kontemporer atau desain modern.

Proporsi

Desain harus memenuhi prinsip proporsi, yaitu rasio ukuran yang digunakan untuk membantu membandingkan panjang dan lebar. Untuk membuat desain, Anda dapat menggunakan kotak untuk membuat kerangka dengan margin, kolom, dan spasi untuk membentuk sebuah harmoni.

Apa Saja Prinsip Dasar Desain Grafis Berikut Unsur-Unsurnya?

Ritme

Kemudian ada prinsip ritme yang merupakan sebuah pola pengulangan terus menerus secara teratur, yang juga dibuat dari adanya unsur-unsur yang berbeda-beda. Ritme juga mengundang mata kita untuk mengikuti gerakan benda. Dalam desain, prinsip ritme yang sebenarnya adalah hubungan antara pencipta berbagai bentuk visual, yang merupakan kunci ritme visual.

Kontras

Sama pentingnya, ada beberapa hal yang harus dihindari dari elemen desain pada halaman yang terlihat sama atau mirip yang disebut dengan kontras. Kontras tercipta dari sesuatu yang berbeda, perbedaan itu dapat dilihat dari perbedaan warna, ukuran, bentuk, dan sebagainya. Terkadang, kontras adalah visualisasi yang paling menarik perhatian orang saat melihat halaman.

Harmoni

Selanjutnya ada prinsip harmoni atau harmoni yang berfungsi sebagai faktor yang mengamankan agar suatu desain tidak terkesan terlalu aman. Jika kontras memberikan kesan kuat dan aktif sehingga menarik perhatian, keselarasan justru akan menunjukkan kesan pasif.

Penekanan

Penekanan adalah salah satu cara agar bisa menentukan bagian mana yang menjadi prioritas dalam desain Anda. Biasanya pada bagian ini akan ada informasi atau kesan yang ingin kita sampaikan kepada audiens. Nah, sebuah penekanan dan proporsi tentu saja saling berkaitan satu sama lainnya. Unsur-unsur yang Anda anggap prioritas pasti akan memiliki proporsi yang lebih besar dari unsur-unsur lainnya. Ada 3 jenis penekanan dalam desain grafis, yaitu:

  • Hirarki, yang ditentukan oleh urutan atau susunan.
  • Skala dan proporsi, yaitu menonjolkan informasi utama dengan ukuran font yang lebih besar atau mengambil lebih banyak ruang desain.
  • Kontras, yaitu menempatkan dua elemen Desain Grafis yang saling bertentangan dalam satu bingkai desain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.